Incoordinate
Uterine Action
Incoordinate Uterine Action adalah kelainan
his pada persalinan berupa perubahan sifat his, yaitu meningkatnya tonus otot
uterus, di dalam dan di luar his, serta tidak ada koordinasi antara kontraksi
bagian atas, tengah, dan bawah sehingga his tidak efisien mengadakan pembukaan
servik. Kelainan ini dapat menyebabkan serviks tidak membuka karena tidak
mengadakan relaksasi dinamakan distosia servikalis primer.
Etiologi
Pemberian oksitosin yang berlebihan atau
ketuban pecah lama yang disertai infeksi.
Komplikasi
Hipoksia janin karena gangguan sirkulasi
uteroplasenter
Penatalaksanaan
Dilakukan pengobatan simtomatis karena
belum ada obat untuk memperbaiki koordinasi fungsional antara bagian-bagian
uterus. Kurangi tonus otot dan ketakutan penderita dengan pemberian analgesik
(morfin, petidin, dll). Lakukan persalinan dengan cunam bila syarat-syarat
dipenuhi. Bila terjadi lingkaran konstriksi pada kala I, lakukan seksio
sesarea. Bila terjadi lingkaran konstriksi pada kala II dan tidak bisa
dihilangkan dengan pemberian narkosis dalam, lakukan seksio sesarea.
No comments:
Post a Comment